Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Maret 2013

Fakta-Fakta Unik tentang Indonesia

Fakta-Fakta Unik tentang Indonesia

1. Proklamator Kemerdekaan

Semua orang sepertinya tahu bahwa Soekarno dan Hatta adalah yang memproklamirkan kemerdekaan Indonesia. Namun sampai tulisan ini dibuat, tidak ada nama jalan “Soekarno-Hatta” di Jakarta, kota tempat dibacakannya proklamasi. Nama mereka pun baru diabadikan menjadi nama bandara 40 tahun setelah Indonesia merdeka. Lebih parahnya lagi, pemerintah baru secara resmi menyematkan gelar “proklamator” kepada mereka pada tahun 1986, atau 16 tahun setelah Soekarno wafat.
2. Ibu Kota
Belum ada negara di dunia yang berganti ibu kota selama empat kali dalam kurun waktu relatif singkat kecuali Indonesia, yakni Jakarta (1945-1946), Yogyakarta (1946-1948), Bukittinggi (1948-1949), Jakarta (1950-sekarang).

3. Sepakbola
Sepakbola merupakan salah satu olahraga paling digemari di Indonesia, namun tim nasionalnya tidak pernah menang Piala Dunia FIFA. Hanya sekali tampil pada tahun 1938, itu pun bukan membawa bendera Indonesia, melainkan Hindia Belanda. Meskipun Indonesia memiliki jumlah penduduk paling banyak ke-4 di dunia dan Brazil di peringkat ke-5, namun prestasi sepakbola kedua negara tersebut berbeda jauh.

4. Hutan
Indonesia terkenal dengan keanekaragaman hayatinya yang luas. Hutan Indonesia yang luasnya mencapai 138 juta hektar merupakan tempat hidup bagi 11% spesies tumbuhan dunia, 10% spesies mamalia dunia, dan 16% spesies burung dunia. Meskipun demikian, Guinness World Records pada tahun 2008 menyematkan rekor pada Indonesia sebagai negara yang paling kencang laju kerusakan hutannya di dunia, yakni kehilangan 1,8 juta hektar hutan setiap tahun.

5. Pulau

Dengan 17.508 pulau, Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Disinilah 3 dari 6 pulau terbesar di dunia berada : Kalimantan, Sumatera, dan Papua. Namun jangan heran bahwa hampir 60% penduduknya tinggal di Pulau Jawa, padahal luasnya hanya 7% dari seluruh wilayah Indonesia. Uniknya lagi, ada empat pulau yang kedaulatannya dikuasai bersama-sama dengan pemerintah negara tetangga. Pulau Kalimantan secara administratif dikuasai tiga pemerintahan yaitu Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Pulau Papua dikuasai Indonesia dan Papua Nugini. Pulau Timor dikuasai Indonesia dan Timor Leste, dan yang terakhir Pulau Sebatik dikuasai Indonesia dan Malaysia.
6. Angka
Penyebutan angka 1-9 dalam huruf Bahasa Indonesia mengandung misteri. Jika kita menjumlahkan dua angka yang huruf awalannya sama, maka hasilnya selalu sepuluh.
Berawalan S -> Satu + Sembilan = Sepuluh
Berawalan D -> Dua + Delapan = Sepuluh
Berawalan T -> Tiga + Tujuh = Sepuluh
Berawalan E -> Empat + Enam = Sepuluh
Bahkan Lima + Lima = Sepuluh
7. Latah

Latah merupakan penyakit syaraf yang gejalanya muncul ketika dikageti, atau tanpa sadar suka mengulangi perkataan atau gerakan orang lain. Selain di Indonesia, penyakit ini hanya ditemukan pada suku Ainu di Jepang, masyarakat gurun pasir di Gobi, dan sebuah suku di Perancis. Di Indonesia sendiri, awalnya penyakit ini hanya ditemui pada suku-suku di Pulau Jawa, Sumatera, dan pedalaman Kalimantan. Namun uniknya, lama-kelamaan latah di Indonesia dianggap keren dan menjadi trend, terutama di kalangan selebriti. Sebagian kaum selebriti memanfaatkan latah sebagai modal ketenaran atau ciri khas selaku entertainer.
8. Tanggal 17 Agustus

Bila 17 Agustus menjadi tanggal kelahiran Indonesia, justru tanggal tersebut menjadi tanggal kematian bagi pencetus pilar Indonesia. Pada tanggal itu, pencipta lagu kebangsaan “Indonesia Raya”, WR Soepratman (wafat 1937) dan pencetus ilmu bahasa Indonesia, Herman Neubronner van der Tuuk (wafat 1894) meninggal dunia.
9. Menteri Orang Indonesia Asli
Setelah merdeka 43 tahun, Indonesia baru memiliki seorang menteri pertama yang benar-benar “orang Indonesia asli”. Hal itu karena semua menteri sebelumnya lahir sebelum Indonesia merdeka (17 Agustus 1945). Itu berarti, mereka pernah menjadi warga Hindia Belanda dan atau pendudukan Jepang, sebab negara hukum Republik Indonesia memang belum ada saat itu.
“Orang Indonesia asli” pertama yang menjadi menteri adalah Ir. Akbar Tanjung (lahir di Sibolga, Sumatera Utara, 30 Agustus 1945), sebagai Menteri Negara Pemuda dan Olahraga pada Kabinet Pembangunan V (1988-1993).

10. Ramah

Selain karena keindahan alamnya, banyak wisatawan mancanegara memuji keramahan orang Indonesia. Berdasarkan survey The Smiling Report 2009, Indonesia adalah negara paling murah senyum di dunia. Indonesia, bersama Hongkong, juga dinobatkan sebagai negara yang terbaik dalam mengucapkan salam. Namun hal ini tidak diikuti dengan pengelolaan yang baik terhadap indutri pariwisatanya. Buruknya birokrasi dan tingginya tingkat korupsi juga sangat menakutkan bagi para investor untuk berbisnis di negara paling murah senyum ini.
11. Pusat Perbelanjaan
Jakarta sebagai ibu kota Indonesia memiliki tata ruang yang sangat sangat berantakan. Di kota ini berdiri 130 pusat perbelanjaan, terbanyak diantara kota-kota besar lainnya di seluruh dunia. Banyak wilayah di Jakarta yang tadinya direncanakan untuk kawasan hunian, konservasi, bahkan resapan air namun diubah menjadi pusat perbelanjaan.

12. Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)
Sampai tulisan ini dibuat, Indonesia merupakan satu-satunya negara yang pernah keluar dari PBB. Bergabung pertama kali tahun 1950 sebagai anggota ke-60 PBB, kemudian Indonesia menarik keanggotaannya pada tahun 1965. Soekarno, presiden Indonesia saat itu sangat berang dengan keputusan PBB mengakui kedaulatan Malaysia dan menjadikan Malaysia anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB. Lalu kemudian Soekarno mendirikan Conefo (Konferensi Negara-Negara Kekuatan Baru) sebagai tandingan PBB. Sebelum keluar dari PBB, Soekarno sempat menyampaikan pidato dengan berapi-api di Sidang Umum PBB yang isinya meminta agar badan dunia tersebut dipindahkan markas besarnya ke luar Amerika Serikat. Bukan hanya pidatonya saja yang berhasil mendapat berkali-kali tepukan tangan, namun Soekarno juga sukses menyelenggarakan Ganefo (tandingan Olimpiade versi Conefo) yang diikuti 2.250 atlet dari 48 negara di Asia, Afrika, Eropa dan Amerika Selatan, serta diliput sekitar 500 wartawan asing. Saat-saat itulah terakhir kali Indonesia memiliki pemimpin superpower dan menjadi salah satu negara yang paling disegani di seluruh dunia.

13. Hewan
Indonesia memiliki kekayaan fauna yang luar biasa. Hewan purba yang masih hidup di Indonesia adalah komodo, kadal terbesar di dunia dengan berat 90kg dan panjang 3 meter. Terdapat juga ikan terkecil di dunia sebesar nyamuk yang ditemukan di Sumatera. Di Sulawesi masih hidup primata terkecil di dunia yang mirip monyet yakni Tarsier Pygmy (Tarsius Pumilus) atau disebut juga Tarsier Gunung yang panjangnya hanya 10 cm. Di pulau yang sama ditemukan pula ular terpanjang di dunia sepanjang 10 meter yaitu Python Reticulates.

14. Suku & Bahasa

Indonesia merupakan negara yang memiliki suku bangsa terbanyak di dunia, dengan lebih dari 740 suku bangsa/etnis, maka dari itu tidak heran bahwa Indonesia juga merupakan negara dengan bahasa daerah yang terbanyak, yakni 583 bahasa dan dialek. Sadar bahwa bentrokan antar etnis sangat berpotensi terjadi, maka pendiri Republik ini menyepakati semboyan bangsa “Bhinneka Tunggal Ika” (yang artinya “Berbeda-beda tapi tetap satu juga”).
15. Ramalan Tentang Pemimpin
Indonesia termasuk negara yang kaya dengan dunia mistis alias gaib, termasuk soal ramal-meramal. Salah satunya tercatat nama Prabu Jayabaya, yang memerintah Kerajaan Kediri sekitar tahun 400-an Masehi. Dari sekian banyak ramalannya, yang sangat tersohor adalah ramalan tentang siapa orang yang akan memimpin Indonesia (baca: Presiden Indonesia).
Pemimpin pertama yakni Soekarno, digambarkan sebagai orang yang :
- memakai kopiah warna hitam (kethu bengi)
- sudah tidak punya ayah (yatim)
- suaranya menggelegar
- berkharisma
- bergelar serba mulia (Pemimpin Besar Revolusi dan Panglima Tertinggi ABRI)
- kebal terhadap berbagai senjata (sering lolos dari percobaan pembunuhan)
- punya kelemahan mudah dirayu wanita cantik
- tidak berdaya terhadap anak-anak kecil yang mengelilingi rumah beliau (mundurnya Soekarno karena di-demo para pelajar dan mahasiswa)
- sering mengumpat orang asing (anti imperialisme)
Pemimpin kedua yakni Soeharto, digambarkan sebagai orang yang :
- didukung oleh “Kartikapaksi” (ini lambang yang digunakan ABRI)
- memakai topi baja hijau atau tutup kwali lumuten (militer)
- kaya raya
- menjadi pemimpin dunia (Soeharto menggagas membentuk ASEAN, dimana konon menurut sejarahnya, ASEAN merupakan kesatuan dari kerajaan Majapahit)
- digantikan oleh “Raja dari negeri seberang” (Soeharto digantikan oleh BJ. Habibie yang berasal dari Nusa Srenggi, Sulawesi)
Setelah era kedua pemimpin tersebut, Jayabaya meramalkan akan muncul pemimpin yang digambarkan sebagai Raja yang :
- bergelar Satriya Piningit
- sudah tidak punya ayah-ibu
- telah lulus Weda Jawa
- bersenjatakan Trisula
karena ramalan-ramalan sebelumnya berupa kiasan, saya pun tidak mengerti siapa yang dimaksud dengan Satriya Piningit.
Ramalan Jayabaya yang tak kalah terkenalnya pula adalah 2 huruf akhir/sebagian kata nama pemimpin Indonesia yang dirangkum dalam sebuah kata NOTONOGORO. Dan hal itu sudah pula terbukti dengan 3 periode masa pemerintahan presiden Indonesia, yaitu: SoekarNO, SoeharTO, Susilo Bambang YudhoyoNO. Bagaimana dengan BJ Habibie, Megawati dan Gus Dur/Abdurahman Wahid?? 3 Presiden itu tidak dihitung karena tidak memerintah selama 1 masa pemerintahan penuh. Konon katanya seorang presiden yang akan menjadikan Indonesia makmur dan sejahtera, dipandang dunia dan dihormati adalah seorang presiden dengan huruf akhir “GO”. Siapakah dia?

 

Senin, 04 Maret 2013

5 Tempat Liburan Asyik di Bandung

5 Tempat Liburan Asyik di Bandung


Punya rencana berlibur ke Bandung? Banyak tempat-tempat seru yang bisa Anda lakukan bersama balita di sana. Memilih Bandung sebagai tempat liburan, bukan pilihan yang salah. Selain terkenal dengan 'jejeran' factory outlet yang membuat 'lapar mata' para Bunda, Bandung juga punya tempat-tempat rekreasi yang tak kalah menarik dari kota lain. Ayo, ajak balita keliling Bandung! Berikut beberapa tempat pilihan Ayahbunda, yang mungkin bisa menjadi panduan Anda berlibur ke Bandung.
5 Tempat Liburan Asyik di Bandung Ayahbunda.co.id1. Jendela Alam
Lokasi: Jl. Sersan Bajuri Km. 4,5 Ledeng, Lembang, Bandung
Telp. (022) 278 8482, 278 8513, 695 972 68
Website :  http://www.jendela-alam.com

Fasilitas: Menawarkan rekreasi alam yang bisa menjadi sarana belajar bagi balita. Ada peternakan dan perkebunan di daerah pegunungan yang sejuk dan nyaman. Selain bisa mengenal berbagai jenis binatang, di peternakan balita juga bisa melakukan berbagai aktifitas menyenangkan. Seperti, menunggang kuda poni, mengambil telur langsung dari kandang ayam, dan melihat cara memerah susu sapi dan kambing. Sementara itu dibagian perkebunan, bersama seorang pemandu, Anda bisa mengajak balita memetik stroberi, tomat ceri dan sayuran. Setelah dipetik, hasil panen bisa dinikmati langsung lho. Misalnya, untuk stoberi Anda bisa membawanya ke kantin untuk dibuat jus. Menyenangkan sekali bukan?
Tiket
Tiket masuk          : Rp. 6.000,00.
Paket personal                   
Mamam Yooook  : Rp. 6.000,00./kegiatan
Petik Cantik          : Rp. 6.000,00./kegiatan
Kidz Adventure    : Rp. 10.000,00.
Paket kelompok :
Rahasia Kuda     : Rp. 50.000,00.
Rahasia Telur     : Rp. 50.000,00.
Rahasia Kelinci  : Rp. 50.000,00         
Waktu Buka : Senin – Minggu  pukul  09.00 – 16.00 WIB

Tips:
  • Kenakan pakaian yang nyaman agar si kecil bebas bergerak.
  • Alas kaki yang nyaman.
  • Oleskan krem anti nyamuk.
  • Baju ganti .
  • Snack dan minum. Untuk makan siang, Jendela Alam menyediakan kantin dengan menu 'akrab' seperti ayam goreng dan kentang goreng. 
  • Saat mengunjungi ternak, jangan sampai si kecil dipatuk ayam.
  • Sehabis hujan, tanah-tanah di pinggir jalan setapak bisa membuat anak tergelincir.
2. Museum Geologi
Lokasi : Jl. Dipenogoro 57, Bandung 40122
Telp. (022) 721 3822
website: museum.grdc.esdm.go.id
Fasilitas: Meskipun namanya museum Geologi yang dipenuhi oleh benda-benda zaman purbakala, namun bisa menjadi pilihan tempat rekreasi yang menyenangkan untuk balita. Museum yang dekat dengan Gedung Sate ini, baru saja direnovasi sehingga jauh dari kesan kuno dan menyeramkan. Anda dapat menemukan berbagai kerangka binatang purba. Seperti, Tyrannosaurus Rex, Rhinoceros Sandaicus (badak jawa), Coelacanth Menadoensis(ikan purba) atau Geochelone Atlas (kura-kura raksasa). Bentuknya yang sangat besar akan membuat balita takjub. Belum lagi, melihat kerangka-kerangka manusia zaman purba yang usianya sudah 5.600-9.500 tahun. Selain itu, ada sudut peragaan gunung berapi yang dilengkapi dengan replika gunung berapi serta gambar-gambar gunung berapi mulai 'beraksi.'
Tiket : Gratis
Waktu Buka:
Senin – Kamis   : 09.00 – 15.30 WIB
Sabtu – Minggu  : 09.00 – 13.30 WIB
Tips:
  • Mengunjungi museum ini, ada peraturan yang harus ditaati: mengisi buku tamu di pintu utama, dilarang membawa tas dan jaket di ruang peragaan museum, dilarang makan, minum, dan merokok di dalam gedung museum, dilarang memegang, mencoret-coret, merusak, dan mengambil koleksi museum, dilarang mengabadikan dengan kamera/video, kecuali dengan izin petugas.
  • Kenakan balita pakaian yang hangat dan nyaman karena jaket tidak boleh dibawa masuk, sedangkan AC cukup dingin di dalam museum.
  • Isi dulu perut balita, karena Anda tidak diijinkan membawa makan/minum selama di dalam.
  • Perhatikan gerak-gerik balita, cegah ia bila tangannya mulai ingin memegangkerangka. Bisa-bisa dia tertimpa tulang belulang bila ditarik ataudidorong terlalu kuat.
3. Taman Budaya
Lokasi: Jl. Bukit Dago Selatan No. 53 A, Bandung
Telp. (022) 250 4912
Fasilitas: Di wilayah bekas Dago Tea Houseini, Anda bisa mengenalkan balita dengan kesenian Jawa Barat seperti tari Merak, tari Jaipong, gamelan Sunda, teater, grup vokal, silat dan wayang golek. Konsep pertunjukan out door  yang digelar setiap Sabtu sore akan menambah kesegaran. Anda dan balita dapat menikmati pertunjukan kesenian Jawa Barat dengan latar belakang panorama kota Bandung. Sambil menonton, Anda bebas membawa bekal camilan. Disediakan juga kafetaria atau gerobak jajanan di pintu masuk. Disiang hari, biasanya arena Taman Budaya dipakai untuk anak-anak belajar menari. Anda dan balita juga diperbolehkan ikut belajar menari bersama para pelatih dari mahasiswa atau alumni Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.
Tiket  : Gratis
Waktu Buka
Pagelaran Setiap Sabtu : 16.00 WIB
Tips:
Jaket atau sweater.
Kamera atau vidio untuk mengabadikan polah si kecil selama nonton pertunjukan.
Minyak kayu putih bila anak mulai kedinginan dengan udara malam.
Mintabalita duduk disamping Anda. Jangan biarkan dia 'merambah' ke pinggiratau atas panggung, karena dapat mengganggu pertunjukan
4. Taman Lalu Lintas Ade Irma Suryani Nasution
Lokasi:Jl. Belitung No. I, Bandung
Telp. (022) 420 1667
Fasilitas:
Memasuki pintu masuk Taman Lalu Lintas, Anda sudah disuguhi bermacam-macam rambu lalu lintas. Arena bermain anak seperti ayunan, perosotan, patung binatang (gajah, jerapah) yang bisa ditunggangi pun ikut menyambut. Tapi, kurang puas jika Anda hanya mengajak balita bermain di arena itu. Coba melangkah lagi, Anda akan temukan:
  • Pintu kereta api mini. Dilengkapi  stasiun, kereta api mini dan masinis. Dengan membayar Rp. 3.000,00. Anda dan balita bisa berkeliling Taman Lalu Lintas dengan kereta api.
  • Area sepeda. Anda dan balita bisa menyewa sepeda mini yang sudah disediakan, ada sepeda roda dua dan roda empat. Bila balitaAnda baru dalam tahap sepeda roda tiga, petugas memperbolehkan Anda untuk membawa sepeda sendiri. Di area ini anak dapat belajar mengenal rambu-rambu lalu lintas. Arena sepeda mini ini dibuat serupa jalan raya. Ada jembatan, lorong, jalan menanjak, jalan menurun, jalan berbelok, dan pertigaan.
  • Taman lalu lintas. Ada pak Polisi bertugas di tempat ini, yang siap mengajar anak-anak dan pengunjung tentang santun berkendaraan dan tertib di jalan raya. Coba saja minta anak untuk bertanya cara menyeberang jalan yang aman. Pak Polisi pasti langsung membantu.
Tiket: Hari Biasa      :Rp. 4000,00/hari
           Minggu/Libur  : Rp 5.000,00
Waktu Buka:
Senin – Kamis                         : 08.00 – 14.00 WIB
Sabtu – Minggu / Hari Libur   : 08.00 – 16.00 WIB
Tips:
  • Kenakan balita dengan pakaian yang nyaman dan bebas bergerak.
  • Alas kaki yang nyaman.
  • Bawa snack dan minuman, karena kantin letaknya di dekat pintu masuk.
  • Baju ganti bila anak berkeringat.
  • Peralatan keamanan bersepeda: helm, pelindung siku dan lutut. 
  • Topi bila cuaca panas.
  • Dampingi balita saat naik kereta api karena tidak ada pendamping di setiap gerbong kereta.
  • Minta balita untuk tidak ngebut di arena sepeda, bisa-bisa dia menabrak pengendara lain.
 5. Saung Angklung Udjo
Lokasi: Jl. Padasuka 118, Bandung 40192
Telp. (022) 727 1714, 710 1736
Website: www.angklung-udjo.co.id
Fasilitas: Tempat ini dibuat oleh Alm. Udjo Ngalagena, seniman Sunda, untuk melestarikan kesenian Sunda. 
  • Penampilan tari dan musik anak-anak Saung Angklung Udjo dapat Anda saksikan setiap hari   pukul 16.00, sebagai pagelaran regular. Selain melihat pertunjukkan, balita bisa mengenal dan mencoba memainkan alat-alat musik seperti angklung, seruling, dan arumba. Dan menariknya lagi, Anda dan balita bisa melihat proses pembuatan angklung. 
  • Enggrang, permainan daerah Sunda, melengkapi halaman luas Saung Angklung Udjo. Anda dan balita boleh mencobanya, dan anak-anak Saung dengan senang hati akan mengajarkanya. Bila lelah, ada saung-saung atau gubuk-gubuk untuk bersantai sambil menikmati makan siang yang juga bisa Anda pesan di menu pilihan Saung Angklung.
  • Toko suvenir menyediakan berbagai jenis barang khas Sunda, berbahan bambu. Ada gangsing, klonogan yaitu hiasan rumah yang berbunyi bila tertiup angin, seruling, dan angklung.
Tikel Pertunjukan
Turis lokal       : Rp. 50.000,00
Turis asing     : Rp. 80.000,00
Waktu Buka: Setiap hari pukul 08.00 – 19.00 WIB
Tips: 
  • Kenakan   pakaian yang nyaman 
  • Alas kaki yang nyaman.
  • Oleskan krem anti nyamuk.
  • Baju ganti untuk anak.
  • Jaket/sweater 
  • Makanan bayi, untuk anak yang sudah besar disediakan menu makanan Sunda dan camilan.
  • Lapanganyang luas menggoda si kecil untuk berlari-lari. Beberapa sisi, terdapat sungai buatan sebagai penghubung antar saung dan jembatan terbuat dari bambu. Perhatikan balita agar tidak terpeleset atau tercebur.